Ujian praktik di SMPIT Al-Multazam 2 merupakan salah satu rangkaian penilaian penting yang bertujuan untuk mengukur keterampilan nyata para santri dalam berbagai bidang pelajaran. Berbeda dengan ujian teori, ujian praktik menekankan pada kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan secara langsung sehingga hasilnya lebih mencerminkan kompetensi mereka. Tahun ini, ujian praktik diikuti oleh seluruh santri dari kelas 7, 8, dan 9.
Pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), para santri diuji dalam kreativitas dan kemampuan berkarya. Mereka menampilkan berbagai hasil karya seni seperti gambar, kerajinan tangan, atau proyek seni lainnya. Setiap karya dinilai berdasarkan kreativitas, kerapian, serta kemampuan santri dalam menjelaskan proses pembuatannya. Melalui ujian ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta kepedulian terhadap nilai-nilai estetika.
Sementara itu, pada mata pelajaran bahasa—Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab—santri diuji dalam kemampuan komunikasi, baik lisan maupun tulisan. Mereka diminta melakukan percakapan, membaca teks, hingga mempresentasikan materi dalam bahasa yang diujikan. Ujian ini dirancang untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, memperkaya kosakata, serta meningkatkan keterampilan berbahasa sesuai kebutuhan akademik dan kehidupan sehari-hari.
Pada mata pelajaran PJOK, ujian praktik berfokus pada kemampuan fisik, ketangkasan, dan pemahaman teknik dasar olahraga. Santri menjalani berbagai tes seperti kebugaran jasmani, permainan olahraga, serta keterampilan motorik tertentu. Dengan adanya ujian praktik ini, sekolah berharap dapat menilai secara menyeluruh perkembangan kemampuan fisik santri sekaligus membentuk karakter disiplin, sportif, dan sehat.

by